Selasa, 22 September 2015

PROFIL PONDOK PESANTREN HIKMATUL MUHAJIRIN



Selayang Pandang
Pondok Pesantren Hikmatul Muhajirin adalah lembaga pendidikan Islam yang independen, dengan tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga terbentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, ikhlas beramal dan berjiwa entrepreneur / mandiri melalui pengajian kitab salaf (kitab kuning), pendidikan formal dan life skil.
Adapun proses berdirinya adalah sebagai berikut :
a.         Nama Lembaga    : Pondok Pesantren Hikmatul Muhajirin
b.        Mulai berdiri         : Tahun 1997
c.         Lokasi Tempat      : Jl. K. Thobroni No. 76 Desa Prambon
              Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun.
d.        Pendiri                  : K.H. Mizan Mustofa
Pada mulanya Pondok Pesantren Hikmatul Muhajirin merupakan murni Pondok Pesantren salaf yang mengacu pada pendidikan Nahwu, Shorof, Fikih, Hadits, Tauhid, Akhlak, Tasawuf dan Tafsir. Pada masa kepemimpinan K.H. Mizan Mustofa belum begitu ada perkembangan baik dari segi metode pembelajaran maupun jumlah santri yang mengikuti pengajian di Pondok Pesantren Hikmatul Muhajirin dikarenakan singkatnya masa kepemimpinan beliau. K.H. Mizan Mustofa wafat pada tahun 2001 dan perjuangan beliau menyiarkan agama Islam diteruskan oleh putra beliau yaitu  K. Kahmas Syaikul Hadi yang dibantu oleh  sang adik K. Ahmad Solihul Huda. Kedua putra beliau ini sukses mengembangkan Pondok Pesantren dengan ditandai adanya metode pendidikan yang berbeda dan bertambahnya jumlah santri, puncaknya terjadi pada tahun 2005 santri di Pondok Pesantren Hikmatul Muhajirin mencapai ± 65 santri setelah sebelumnya hanya belasan santri. Namun
pada akhir tahun 2009 terjadi kemerosotan jumlah santri sehingga menghambat jalannya kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Hikmatul Muhajirin.
Dari keadaan tersebutlah keluar gagasan untuk mendirikan sebuah Pendidikan formal untuk ikut serta andil dalam mencerdaskan anak bangsa, membentuk manusia yang berilmu, berakhlak mulia dan mandiri serta melaksanakan program wajib belajar sembilan tahun serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan pentingnya ijazah formal.
Oleh karena itu, pihak Lembaga berusaha mewujudkan gagasan tersebut dengan mendirikan SMP Islam Terpadu At Thobroni sebagai bentuk pengembangan Pendidikan dilingkungan Lembaga, yang akan dikomposisikan dengan pelajaran Pondok Pesantren Hikmatul Muhajirin untuk membentuk siswa yang mempunyai pengetahuan ilmu pengetahuan umum dan agama secara seimbang, ditambah dengan program unggulan SMP Islam Terpadu At Thobroni berupa kecakapan hidup / life skill.
SMP
Visi
:
Menjadi sekolah Islam terpadu yang berkualitas dalam mempersiapkan generasi muslim   yang berilmu, beramal, berakhlak mulia, mandiri dan produktif
Misi
:
1.    meningkatkan mutu kelembagaan, manajemen dan SDM Islam Terpadu
2.    meningkatkan dan mengembangkan kurikulum Islami dan holistik                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik
3.    menumbuhkembangkan budaya sekolah yang berdasarkan Iman, Islam dan Ihsan
4.    meningkatkan dan mengembangkan kegiatan proses belajar mengajar yang kreatif dan inovatif yang berorientasi pada kualitas,kemandirian dan produktifitas
5.    menumbuh kembangkan jiwa “Entrepreneurship” kemampuan untuk mengusahakan suatu perubahan yang mempunyai nilai tambah dan bermanfaat bagi semua

Pondok
Visi: Menjadi wadah pendidikan yang berkualitas dalam mempersiapkan generasi muslim yang bertaqwa, bertanggungjawab pada diri sendiri dan orang lain, serta menyadari pada prilaku baik dan mengamalkanya
Misi:
1.     Meningkatkan Mutu Kelembagaan, Manajemen dan SDM
2.     Meningkatkan dan mengembangkan kurikulum yang Islami yang berorientasi pada pengembangan potensi Peserta Didik
3.     Menumbuhkembangkan budaya sekolah yang berdasarkan Iman, Islam dan Ihsan
4.     Meningkatkan dan mengembangkan kegiatan proses belajar mengajar yang kreatif dan inovatif yang berorientasi pada kualitas, kemandirian dan produktifitas
5.     Menumbuhkembangkan jiwa “entre-preneurship”, yaitu: kemampuan untuk mengusahakan suatu perubahan yang mempunyai nilai tambah dan bermanfaat bagi semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar